Bismillahirahmanirahim
Assalamualaikum
Warahmatullahi
Wabarakatuh
(^_^)/
Hasan Basri berkata "Pada suati hari aku mengelilingi lorong kota Bashrah dan pasarnya bersama seorang pemuda ahli ibadah. Di tengah perjalanan aku bertemu dengan seorang tabib. Dia duduk diatas kursi yang dihadapannya ada banyak orang, baik laki-laki maupun wanita serta anak-anak, yang semuanya membawa botol berisikan air. Setiap seorang dari mereka bermaksud meminta obat yang tepat bagi penyakit yang mereka derita. Selanjutnya, majulah seorang pemuda ahli ibadah itu kepada tabib tersebut, lalu berkata :
"Wahai tabib, apakah engkau mempunyai ramuan obat yang dapat membersihkan dosa dan mengobati penyakit hati?"
tabib itu menjawab : "Punya". Pemuda itu berkata lagi : "Tolong berilah aku obat tersebut! "
Ambillah 10 Resep dariku berikut ini :
1. Ambillah akar pohon kefakiran dan akar pohon ketawadhu'an
2. Masukkan akar tobat kepadanya
3. Masukanlah ketiga unsur itu kedalam lesung Ridha
4. Tumbuklah sampai halus dengan palu Qona'ah
5. Masukkan semua itu dalam panci Taqwa
6. Tuangkan air Malu kedalamnya
7. Didihkan semua itu dengan Api Mahabbah
8. Selanjutnya, tuangkan semua itu kedalam mangkuk Syukur
9. Dinginkan apa yang ada di dalam mangkuk itu dengan kipas Raja'
10. Minumlah semua itu dengan sendok Pujian
Jika engkau dapat melaksanakannya, maka semua itu akan menyelamatkan dirimu dari berbagai jenis penyakit dan musibah di dunia dan akhirat.
Kefakiran dan ketawadhu'an diibaratkan dengan sebuah Pohon, sebab keduanya merupakan sesuatu yang tinggi (nilainya dimata Allah SWT). Adapun akar berfungsi sebagai faktor hidupnya sebuah Pohon. Maknanya adalah carilah faktor-faktor yang bisa menjadikan seseorang mampu menerima kefakiran secara Ridha dan mampu bersikap Tawadhu. Raja' (penuh harap) adalah merasa senang dengan adanya Karunia Allah SWT. Ada pula yang mengatakan bahwa Raja' adalah meyakini luasnya Rahmat Allah.
Wallahu'alam bis Shawab
Wassalamualaikum
Warahmatullahi
Wabarakatuh
\(^_^)/





0 komentar:
Posting Komentar